BJ Manunggal - Executive Brain Assessment Project
 

ICT Development & Management Consultant

BJ Manunggal Perkasa was established in 2005. With capitalize proffessionalism and quality of existing resources. BJ Manunggal Perkasa focusing on IT Services...

Ringkasan

Sumber Daya Manusia merupakan kapital intelektual (human capital) yang harus dikelola secara intensif dan sistematis. Mendukung hal tersebut, sudah sewajarnya bila perusahaan/organisasi memerlukan sistem yang terintegrasi untuk mengelola human capital. Berbagai sistem dalam pengelolaan SDM yang terintegrasi merupakan alat bagi manajemen untuk mengoptimalkan kapabilitas dan kapasitas SDM yang dimilikinya agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi tempat bernaungnya.

  • Pembuat BJ Manunggal
  • Rilis Desember 2015
  • Kategori Web Application
  • Klien Kementerian Kesehatan

Rincian Proyek

Salah satu dari komponen dari pengelolaan sumber daya manusia adalah pola evaluasi atau asesmen sumber daya manusia. Dalam pengelolaan asesmen SDM ini diperlukan bantuan teknologi informasi agar data kelola yang cukup besar dengan riwayat asesmen yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Batasan pengembangan Aplikasi EBA saat ini adalah sebagai aplikasi pengolahan hasil asesmen dan menampilkannya dalam bentuk berbagai laporan, dimana kegiatan ini tidak menyusun fitur untuk pengambilan hasil asesmen secara langsung (intake). Pengambilan data dilakukan dengan metoda import dari hasil pemindaian dengan menggunakan aplikasi Digital Mark Reader (DMR).

Aplikasi Versi 2.1 adalah alat bantu untuk pengolahan dan pelaporan hasil asesmen dengan menggunakan alat tes Executive Brain Assessment (EBA). Aplikasi EBA dibangun dengan menggunakan teknologi web sehingga dalam implementasinya diperlukan sebuah web server dengan alamat domain khusus yang hanya dapat diakses secara internal oleh Pusat Inteligensia Kesehatan – Kementerian Kesehatan.

Alasan Proyek Ini

Pemanfaatan lebih jauh dari hasil pengolahan data hasil asesmen EBA adalah pendefinisian aspek yang lebih matang untuk digunakan sebagai rekomendasi pengembangan individu seperti kompetensi. Selain itu penjelasan dari hasil asesmen dalam bentuk intepretasi juga dapat dilakukan melalui implementasi teknologi informasi ini. Arahan secara teknis dari narasumber tenaga ahli di Pusat Inteligensia Kesehatan sangat diperlukan agar Aplikasi EBA memiliki umur pakai yang lebih panjang dan bermanfaat untuk pengembangan sumber daya manusia di Kementerian Kesehatan khususnya dan Pengelola Negara pada umumnya bila EBA digunakan sebagai asesmen pegawai negeri sipil.

Hasil

Aplikasi EBA telah cukup untuk dapat dioperasionalkan dengan lingkungan dan cara kerja yang ada pada saat ini. Dengan karakterisik alat tes EBA yang merupakan tes inventory lebih baik digunakan metode pengambilan hasil tes secara langsung dengan Computer Assited Test (CAT). Dengan CAT akan dijamin data secara cepat diperoleh dengan tingkat akurasi yang lebih baik, lengkap dan menyeluruh. Dengan cepat data tersebut diproses untuk diperoleh sebagai hasil asesmen.